“Kita masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan selain bidan dan perawat. Dokter dan Tenaga spesialis masih begitu banyak kurang, termasuk spesialis Keperawatan”, terang Ronaldus.
Data yang dirilis Kemenkes terdapat kekurangan nakes yang berjumlah 7.552 untuk mengisi kekosongan di puskesmas.
“Puskesmas belum memiliki jumlah sesuai standar 9 jenis tenaga kesehatan. Ada 71% puskesmas di DTPK belum memiliki jumlah sesuai standar tersebut”, papar Putra kelahiran Cancar Manggarai, NTT tersebut.
Sementara itu, tenaga dokter masih kurang banyak. Kemenkes masih membutuhkan 1.053 dokter spesialis untuk mengisi kekosongan di seluruh provinsi di Indonesia.