Pelantikan kali ini mengusung tema “Ditransformasikan dalam Kristus: Menjadi Kader Awam yang Beriman & Berkarakter”, yang menegaskan pentingnya perjalanan iman sebagai proses berkelanjutan.
Dalam homilinya, Pater Vikjen mengajak para kader untuk meneladani Rasul Paulus yang mengalami transformasi radikal dalam hidupnya setelah peristiwa di Damsyik. Ia menekankan bahwa kepemimpinan awam yang sejati harus berakar pada nilai-nilai Injil dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Transformasi iman tidak terjadi dalam sekejap, tetapi melalui proses yang terus berkembang. Seperti Paulus yang mengalami perubahan total dalam panggilannya, kalian juga diajak untuk membuka diri terhadap karya Tuhan dan menghidupi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Peluncuran Tahun Ekaristi Transformatif: Membangun Kepemimpinan Berbasis Spiritualitas
Selain pelantikan, acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan diluncurkannya Tahun Ekaristi Transformatif di Unika St. Paulus Ruteng. Rektor Unika, Dr. Agustinus M. Habur, Lic. Theol., dalam sambutannya, menyebut kader Synergoi sebagai api yang menyala, ragi yang mengubah, dan gerakan yang membawa transformasi.
“Ekaristi bukan sekadar ritual liturgis, tetapi menjadi sumber kekuatan bagi pelayanan dan perjuangan sosial. Kader Synergoi memiliki peran penting dalam menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat,” ungkapnya.