“Kalau dari sisi saya, kita ini sudah menuju swasembada, harga gabah bagus, petaninya senang. Sementara negara lain seperti Filipina, Malaysia, Jepang sedang mengalami krisis beras. Kita juga menghadapi El Niño dan La Niña yang sama, tapi posisi kita jauh lebih aman dibanding mereka. Ini adalah hal positif yang harus disampaikan dengan baik,” jelasnya.
Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah perlu meluruskan asumsi yang berkembang di masyarakat agar tidak terbawa opini yang menyesatkan.
“Jangan sampai rakyat tergiring oleh opini-opini yang narasinya tidak benar. Itu salah satu tugas saya sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kita punya banyak keberhasilan yang harus dikomunikasikan dengan baik,” tegasnya.