Feature: Mengendus Jejak, Mengurai Kisah, Karya Kanis Lina Bana

SMA Negeri 8 Poco Ranaka
Penulis: Kanis Lina Bana (Foto: Dokumen Probadi)
banner 120x600

Tantangan bisa ia atasi dengan penuh perhitungan. Itu sebabnya, ketika tahun ajaran 2020/2021 mendapat bantuan tiga ruang kelas, sejumlah pihak menawarkan agar bantuan tersebut digunakan di lahan lain, mengingat kontur tanah yang ada cukup mengancam. Kurang menjamin keselamatan bangunan.

Usulan beberapa pihak itu masuk akal jika dikonversikan dengan anggaran dan kondisi lahan. Secara teknis, perhitungan keuntungan dan kerugian mungkin tak sepadan.

Namun, sang kepala sekolah mampu menyiasatinya. Berkat bantuan Bupati Ande, gundukan tanah diratakan dan bangunan yang direncanakan akhirnya bisa selesai dikerjakan.

Bukan hanya keterbatasan fasilitas yang sering menghantui pikirannya, jumlah siswa-siswi yang berminat bersekolah di SMA Negeri 8 Poco Ranaka juga sempat rendah. Itulah tantangan lain yang harus ia hadapi.

Namun, seiring waktu, jumlah siswa-siswi selalu bertambah. Predikat Sekolah Penggerak, ditambah inovasi media pembelajaran yang diciptakan para guru, menjadikan SMA Negeri 8 Poco Ranaka sebagai lembaga yang diperhitungkan dan diminati banyak anak.

Namun, seiring meningkatnya animo orang tua untuk mengirim anak-anaknya ke SMA Negeri 8 Poco Ranaka, tantangan baru muncul. Bukan tentang metode mengajar atau strategi pendidikan, melainkan keterbatasan ruang kelas.

Berbagai langkah ditempuh guna menjawab kebutuhan tersebut. Sayangnya, dana yang tersedia sangat terbatas.
Harapan mulai muncul ketika kepala sekolah berbincang dengan Bupati Manggarai Timur, Ande Agas, di teras gereja Stasi Nul, Paroki Tanggar.

Mendengar keluhan yang disampaikan, Bupati Ande segera menghubungi Kepala Dinas PPO NTT dan meminta agar SMA Negeri 8 Poco Ranaka menjadi prioritas bantuan.

Sinyal bantuan semakin jelas setelah Kepala Dinas PPO Provinsi NTT mengunjungi sekolah tersebut. Harapan semakin besar.

Setelah kunjungan itu, disebutkan bahwa anggaran akan dialokasikan pada tahun berikutnya. Tepat pada tahun 2023/2024, bantuan dana untuk SMA Negeri 8 Poco Ranaka akhirnya terealisasi.

Kini, di atas lahan yang sebelumnya amat mengancam itu, berdiri megah bangunan SMA Negeri 8 Poco Ranaka. Perangkat keras sekolah sudah sangat memadai.

Bersamaan dengan itu, kualitas pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik harus terus ditingkatkan. Dalam hal ini, Kepala Sekolah Hendrikus Jemi, S.Pd., telah membuktikan kemampuannya. Jayalah selalu SMA Negeri 8 Poco Ranaka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *