Kemenkes akan Meningkatkan Faskes dan SDM Tenaga Kesehatan: Unika Ruteng Harus Jemput Peluang

Kemenkes akan meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan peningkatan jangkau 515 Rumah Sakit, 7.230 Puskesmas, 85.000 Pustu di desa dan kelurahan, 300.000 pelayanan posyandu di Dusun dan RT, serta melakukan kegiatan pelayanan kunjungan rumah kurang lebih 273,5 juta penduduk.

Rencana pembangunan pemerintah Republik Indonesia di bidang kesehatan ke depannya begitu banyak. "Semoga Unika St. Paulus Ruteng bisa mengupdate dan menjemput peluang ini", papar Ronaldus Mujur, Staf khusus Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bidang tata kelola kepemerintahan, saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa kesehatan Unika Santu Paulus Ruteng di Aula Gedung Utama Timur (GUT) lantai lima, Sabtu, 4 Januari 2025.
banner 120x600

RUTENG, TERASNUSA.com-Rencana pembangunan pemerintah Republik Indonesia di bidang kesehatan ke depannya begitu banyak. “Semoga Unika St. Paulus Ruteng bisa mengupdate dan menjemput peluang ini”, terang Ronaldus Mujur, Staf khusus Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bidang tata kelola kepemerintahan, saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa kesehatan Unika Santu Paulus Ruteng di Aula Gedung Utama Timur (GUT) lantai lima, Sabtu, 4 Januari 2025.

Dihadapan para dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Unika St. Paulus Ruteng, Ronaldus menjelaskan bahwa Kemenkes RI berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan Indonesia dengan peningkatan pelayanan kesehatan dan Sumber Daya Manusia di bidang kesehatan.

Pada kesempatan itu, Ronaldus memaparkan bahwa Kemenkes akan meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan peningkatan jangkau 515 Rumah Sakit, 7.230 Puskesmas, 85.000 Pustu di desa dan kelurahan, 300.000 pelayanan posyandu di Dusun dan RT, serta melakukan kegiatan pelayanan kunjungan rumah kurang lebih 273,5 juta penduduk.

Menunjang efektivitas pelayanan kesehatan yang produktif dan militan, Ronaldus menekankan tentang pentingnya perluasan sumber daya manusia bagi tenaga kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *