Flora juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh dari dosen penasehat akademik yang memungkinkan kegiatan ini berjalan dengan lancar.
“Kekompakan yang kami tunjukkan hari ini adalah bukti nyata bahwa semangat pengorbanan semakin tumbuh di antara kami,” ungkap Flora.
Ia juga menjelaskan bahwa pemilihan gereja sebagai lokasi bakti sosial bukan tanpa alasan. Selain sebagai aksi nyata dalam mengisi masa Prapaskah, gereja juga merupakan tempat suci yang layak dijaga kebersihannya.
“Ke depan, kami berencana mengunjungi salah satu panti asuhan di sekitar Kota Ruteng,” tambahnya.
Salah satu mahasiswa Kelas 2024B, Yulita Centiani Lenen, juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa terlibat dalam kegiatan ini.
“Saya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, dan menjadi lebih istimewa karena kami membersihkan tempat ibadah,” ujar Yulita.